Bunda Sering Mengeluh; Kok berat badan anak saya turun?

Beberapa Makanan berbahaya yang diclaim membuat anak lambat berkembang
December 22, 2017
Mengapa bayi suka ngeces berlebihan? Kenali penyebab dan cara mengatasinya berikut ini
January 11, 2018

Sebagai seorang ibu, mimpi terburuk adalah saat berat badan anak turun. Pertanyaan ‘mengapa anak kurus?’ terus menghantui Bunda.

Meski Bunda sudah merawat anak dengan baik dengan memerhatikan makanan, aktivitas fisik, dan tidurnya, berat badan anak yang turun bisa menjadi penyebab utama kekhawatiran Bunda.
“Sebenarnya berapa berat badan anak yang ideal? Apakah saya kurang memberinya makan? Apakah ia kurang sehat? Mengapa berat badan anak turun?”, pertanyaan-pertanyaan semacam ini mungkin terus membebani pikiran Bunda.

Bila berat badan anak turun tanpa dapat dijelaskan, maka artikel ini ditulis khusus untuk Bunda!

Pertanyaan mendasar: mengapa berat badan anak turun?
Naik turunnya berat badan anak sebenarnya adalah sesuatu yang wajar. Namun jika berat badan anak turun secara tak terduga dan cepat, hal itu bisa membuat orangtua khawatir.

Bagi para remaja, pubertas memainkan peran penting dalam penurunan berat badan yang tanpa alasan. Hormon mereka memicu berbagai perubahan fisik, misalnya pembesaran testis pada anak laki-laki dan payudara pada anak perempuan.

Perubahan tubuh ini juga menyebabkan hilangnya berat badan secara tiba-tiba.

Berat badan anak turun biasanya disebabkan karena kalori yang terbakar dengan mudah, tidak makan makanan sehat, menderita penyakit, atau metabolisme tubuh rendah. Penurunan berat badan anak yang tak terduga dapat memiliki efek buruk pada kesehatan dan pertumbuhan anak secara keseluruhan.

Namun, sebelum Parents menganggap ada yang salah dengan anak Bunda, pertama-tama mari kita harus memahami bagaimana kondisi kesehatan seseorang dapat ditentukan oleh berat badannya.

Berapa seharusnya berat badan ideal anak?
Untuk memeriksa apakah Ananda, Bunda harus memeriksa indeks massa tubuhnya (BMI atau Body Mass Index). Ini akan membantu Bunda mengetahui apakah berat badan anak cukup ideal untuk tinggi badan dan usianya.

Ayah dan Bunda bisa mengunjungi dokter anak atau membeli kalkulator BMI dan menggunakannya untuk mengecek kandungan lemak tubuh Ananda dan berat badan idealnya.

Dr. Nancy Tan, konsultan dokter anak di Klinik SBCC Bayi dan Anak di Gleaneagles Medical Centre, mengatakan  dan menjelaskan bagaimana cara kerja penghitungan Indeks Massa Tubuh.

“Body Mass Index (BMI) adalah pengukuran yang digunakan untuk menghitung apakah seseorang memiliki bobot tubuh yang kurang, lebih, atau bahkan obesitas berdasarkan berat dan tinggi badannya. Body Mass Index dihitung dengan membagi berat badan seseorang dengan tinggi badan mereka. Namun, ada variasi berdasarkan usia dan ras.

Karena tipe tubuh yang berbeda, disarankan agar ambang batas kelebihan berat badan untuk Asia Tenggara lebih rendah dibandingkan orang-orang Barat.

Selain itu, ukuran BMI juga berbeda antara anak-anak dengan orang dewasa. Cara menghitungnya tetap sama tetapi perbandingan untuk menentukan kisaran berat badan yang ideal dibuat berdasarkan jenis kelamin dan usia anak yang sama.

Dengan semua faktor ini, menghitung BMI menjadi sangat rumit untuk Bunda lakukan sendiri di rumah. Jika Bunda khawatir berat badan anak kurang atau justru berlebih, Bunda harus berkonsultasi dengan dokter anak yang dapat memberi saran.

Apa penyebab berat badan anak turun?
Banyak anak mengalami penurunan berat secara drastis jika menunjukkan gejala berikut bersamaan dengan bobot tubuh yang berkurang tanpa diduga. Dalam kebanyakan kasus, penurunan berat badan mungkin hanya menjadi indikator pertama dari masalah kesehatan yang lebih besar.

Oleh karena itu, tanda-tanda ini tidak boleh diabaikan:

demam
dehidrasi
intensitas buang air kecil berkurang
diare atau muntah
demam dan batuk
sakit tenggorokan
nyeri dada dan telinga
sering mengantuk
depresi
gangguan makan seperti bulimia atau anoreksia
kanker anak
masalah gastrointestinal
Bila Bunda memperhatikan adanya perubahan seperti yang disebutkan di atas, segera bawa anak ke dokter. Namun, jika anak tidak mengalami salah satu dari tanda-tanda yang disebutkan di atas tetapi berat badan anak turun, hal ini mungkin disebabkan karena ia kekurangan nutrisi yang dibutuhkan.