Diary kehamilan: Trimester Pertama

Inilah Pentingnya ASI untuk Kesehatan Jantung Bayi Prematur
August 10, 2017
Diary Kehamilan: Trimester Kedua
August 10, 2017

Trimester pertama merupakan waktu yang sangat penting bagi perkembangan janinmu, karena pada saat inilah organ-organnya akan mulai terbentuk. Oia, di masa ini juga kamu sedang rentan-rentannya mengalami keguguran. Jadi, jika ingin memiliki kehamilan yang sehat hingga waktu persalinan tiba, kamu disarankan untuk menjaga kehamilanmu sebaik-baiknya.

Ada beberapa hal penting yang perlu kamu lakukan untuk menjaga kehamilan di trimester pertama ini. Disarankan untuk menulisnya di buku diary agar tidak ada yang terlewatkan, yah! Berikut penjelasannya:

Pilah-pilih praktisi kehamilan. Pada masa inilah kamu harus menentukan oleh siapa kehamilanmu ditangani, apakah dengan bidan atau dokter kandungan. Jika ini kehamilanmu untuk yang ke sekian kalinya, kamu mungkin sudah memiliki praktisi kehamilan yang cocok denganmu. Namun jika bukan, inilah saatnya kamu mencari tahu bidan atau dokter kandungan mana yang paling tepat untukmu. Caranya bisa bertanya dengan keluarga atau teman yang sudah pernah hamil.

Pastikan kamu mendapatkan praktisi kehamilan yang sudah memiliki izin praktik resmi, bisa membuatmu nyaman, dan mendukung rencana persalinan yang kamu inginkan. Misalnya, kamu ingin melakukan inisiasi menyusui dini (IMD) saat melahirkan nanti.

Jika kamu memiliki kondisi penyakit tertentu seperti diabetes, tekanan darah tinggi, atau penyakit jantung, disarankan untuk memilih dokter kandungan spesialisasi penyakit tersebut.

Minum vitamin untuk ibu hamil. Saat merencanakan kehamilan, biasanya ada beberapa wanita yang sudah mengonsumsi vitamin guna mempersiapkan janin yang sehat. Jika kamu belum melakukannya, tidak ada kata terlambat. Lakukan sekarang juga. Vitamin yang sangat penting dikonsumsi oleh ibu hamil yaitu vitamin yang mengandung asam folat. Asupan ini bisa mengurangi risiko bayimu mengalami cacat lahir seperti spina bifida, bibir sumbing, atau kelainan jantung.

Hidup sehat. Jika sebelum hamil kamu seorang perokok, disarankan untuk menghentikan kebiasaan buruk tersebut saat hamil. Alasannya adalah zat-zat racun yang ada di rokok bisa meningkatkan risiko kamu mengalami gangguan plasenta, melahirkan bayi prematur, menghambat pertumbuhan janin, keguguran, atau janin meninggal dalam kandungan.

Jauhi pula minuman beralkohol dan batasi minuman berkafein (jangan lebih dari 200 mg kafein per hari).

Konsumsi makanan bergizi seimbang. Ini adalah agenda wajib yang harus kamu penuhi saat hamil. Asupan dengan gizi seimbang bisa membantu proses awal pembentukan janin agar Si Kecil tumbuh sehat. Beberapa contoh makanan yang bisa kamu konsumsi antara lain sayur-sayuran (bayam, brokoli, sawi, selada), kacang-kacangan, biji-bijian utuh (roti gandum, nasi merah), makanan berprotein (telur, daging tanpa lemak, daging unggas), dan produk olahan susu.

Hindari mengonsumsi makanan mentah, setengah matang, atau produk yang belum dipasteurisasi.

Banyak minum air. Sangat penting untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi selama masa kehamilan. Kamu disarankan untuk minum air sekitar 1,4 hingga 1,8 liter tiap harinya, ditambah segelas air tiap jamnya ketika melakukan aktivitas ringan. Namun kebutuhan cairan masing-masing wanita berbeda. Ada yang membutuhkan asupan air  lebih sedikit atau lebih banyak dari jumlah kisaran tersebut.

Nah, untuk mengetahui bahwa tubuhmu telah mendapat asupan air yang cukup yaitu dengan melihat air senimu. Jika air senimu berwarna kuning pucat, maka tubuhmu telah mendapat cukup cairan.

Tidur lebih awal. Hamil muda mungkin bisa membuatmu merasa lebih lelah dari biasanya. Jadi disarankan untuk memperbanyak waktu istirahat. Salah satu caranya adalah tidur lebih awal dari jam biasa kamu tidur.

Jauhi aktivitas yang membahayakan kehamilan. Ada beberapa aktivitas atau pekerjaan rumah yang tidak ramah pada kondisimu saat ini, contohnya membersihkan kotoran hewan peliharaan, memindahkan perabotan,  pemakaian obat semprot serangga, serta terpapar produk pembersih atau pestisida.

Meski terlihat rumit, jangan jadikan hal di atas sebagai beban sehingga membuatmu stres dan parno. Dibawa santai saja dan nikmati setiap momen yang terjadi di masa trimester pertama ini.

Facebook Comments