Kuning Pada Bayi, Apakah Kondisi Ini Berbahaya Bagi Si Kecil?
February 27, 2018
Penyebab Anak Terlambat Bicara Dan Cara Mengatasinya
March 5, 2018

Mual saat hamil biasanya dialami saat usia kandungan memasuki masa hamil trimester pertama. Umumnya wanita mengalami rasa mual karena peningkatan hormon human chorionic gonadotropin (hCG) yang menandakan bahwa plasenta berkembang di dalam tubuh. Ini suatu hal yang umum dialami dan biasaya baru mereda pada usia kehamilan 16-20 minggu.

Fakta Mual Saat Hamil

Sebenarnya, ibu hamil yang tidak mengalami mual tak perlu terlalu khawatir. Setiap orang memiliki kondisi yang berbeda saat hamil. Ada yang mengalami mual muntah di awal kehamilan, ada pula yang tidak, namun kandungannya tetap baik-baik saja.

Mual bukanlah satu-satunya indikasi kehamilan yang sehat. Mual saat hamil memang menandakan adanya hormon kehamilan yang tinggi, namun bagi yang tidak mual bukan lantas berarti memiliki kehamilan yang tidak sehat.

Para ahli mengatakan, hanya sebagian kecil wanita yang hamil tanpa mual, mengalami gangguan akibat penurunan kadar hormon sehingga rentan mengalami keguguran. Selama dokter mengatakan Bunda hamil dengan kondisi hormon yang normal, Bunda tidak perlu khawatir. Apalagi ketika usia kandungan masih sangat muda, sebab faktanya kebanyakan wanita baru mengalami mual saat memasuki masa kehamilan 8-14 minggu.

Yang perlu diingat, setiap kehamilan yang dijalani berbeda untuk setiap orang. Selama dokter kandungan tidak menemukan adanya masalah, ini berarti kondisi kehamilan Bunda akan baik-baik saja.

Tips Menjalani Kehamilan Sehat

Nah, supaya kehamilan Bunda tetap sehat, yuk, lakukan beberapa cara berikut:

Jaga asupan nutrisi, jalani pola makan yang sehat dan seimbang. Jangan sampai kekurangan maupun berlebihan, supaya kehamilan berjalan sehat, dan Si Kecil dalam kandungan juga bisa berkembang dengan baik.
Jaga kebersihan asupan makanan dan minuman. Pastikan makanan dalam keadaan yang bersih, dan diolah dengan baik hingga benar-benar matang.
Berolahraga secara teratur. Bunda bisa melakukan olahraga ringan, seperti jalan kaki, renang, maupun senam hamil.
Lakukan latihan dasar panggul, dengan mengencangkan otot-otot panggul, atau senam Kegel.
Hindari asap rokok, dan minuman beralkohol.
Batasi konsumsi kafein, baik dari kopi, teh,  terlalu banyak kafein dapat mengganggu kehamilan. Konsumsi kafein, dibatasi tidak lebih dari 200 mg per hari, atau setara dengan 2 cangkir kopi.
Konsumsi suplemen sesuai anjuran dokter.
Cukupi istirahat, jangan sampai Bunda kelelahan.
Periksakan kehamilan Bunda secara berkala ke dokter kandungan atau bidan.
Setiap kehamilan mempunyai efek dan keluhan yang berbeda. Jika Bunda tidak merasa mual saat hamil, jangan langsung berpikiran negatif. Apalagi jika dokter kandungan tidak menemukan masalah dalam masa kehamilan Bunda. Jangan menambah beban pikiran Bunda, sebab dengan pikiran yang tenang, kehamilan justru lebih sehat. Tanpa mual, justru Bunda dapat melalui masa kehamilan dengan lebih mudah.