Aku ingin tahu biaya persalinan
Kamu dan bayimu 9 bulan sudah berjuang penuh tantangan. Penting banget diberi pengalaman lahiran yang berkesan. Wajib diperjuangkan.
Birth planner kami siap jadi teman diskusi kamu. Semua aspirasi dan harapan soal persalinan bisa dibicarakan bersama, supaya kamu bisa memilih paket yang paling pas buat kamu.
Lahiran istimewa sesuai versimu, bisa kamu rancang di Puri Bunda
5 hal yang pasti kamu dapat di Puri Bunda
Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak
Layanan lengkap di satu tempat untuk ibu dan anak, untuk kenyamanan kamu.
21 tahun pengalaman melayani
Menemani 74,729++ kelahiran, agar kamu tenang dan didukung sepenuhnya.
Metode ERACS 2D1N
Pemulihan cepat tanpa tambahan biaya demi kamu segera merawat buah hati.
Emergency / 24 Jam
Siap kapanpun dibutuhkan, bahkan di situasi darurat dengan fasilitas ICU, NICU, bank darah 24 jam dan tim dokter.
70+ Dokter Spesialis
70+ pilihan dokter sesuai kenyamanan kamu.
Cerita mereka
Bukaan 4 Sakit, Bukaan 8 Semangat: Cerita Persalinan Normal Bunda Amalina
Awalnya aku takut lahiran normal karena kondisi mataku dan suami jauh di luar negeri. Tapi dokter Vika dan tim Puri Bunda bikin aku percaya diri!
Bukaan 4 sakit banget, tapi setelah pakai ILA, rasa sakit lebih terkontrol. Saat bukaan 8, aku malah makin semangat karena sudah dekat ketemu bayi.
Dukungan kakak dan bidan bikin aku kuat. Pas bayi lahir dan nangis, semua perjuangan langsung terasa worth it.
Sabar. Kunci sukses lahiran normal Bunda Arista
Aku bersyukur bisa lahiran normal sesuai rencana, meski prosesnya lebih lama dari persalinan pertama. Senam dan yoga di Puri Bunda sangat membantu persiapan fisik dan mentalku.
Kontraksi makin kuat bikin aku panik, tapi dr. Vikananda, Bidan Sri, dan tim ruang bersalin selalu sigap dan sabar mendukung dari kontrol sampai lahiran. Suamiku dampingi penuh, walau kami sama-sama panik.
Dukungan mereka bikin aku kuat jalani sakitnya. Semua perjuangan terbayar saat akhirnya si kecil lahir sehat dan bahagia!
Sempat down karena janin sungsang, dokter Maya bikin yakin lahiran normal.
Anak pertama lahir dengan induksi, kontraksinya dua kali lebih sakit. Anak kedua aku jalani tanpa induksi, meski prosesnya lebih lama tapi suasananya jauh lebih tenang.
Awalnya sempat down karena posisi bayi sungsang di 8 bulan, tapi setelah rutin latihan posisi menungging di rumah sesuai saran dr. Maya, posisi kepala bayi berubah dan aku bisa lahir normal! Aku pilih stay di rumah sakit sejak bukaan 1.
Dokter Maya, Bidan Sri, dan tim selalu support tiap kontraksi, bikin aku merasa kuat dan gak sendirian.
Cerita Bunda Ayu.









